Biologi Sebagai Ilmu : Objek, Persoalan, Cabang, dan Manfaat Biologi (Materi Pelajaran Biologi SMA/ MA Kelas 10)


Artikel yang terkait dengan judul :Biologi Sebagai Ilmu : Objek, Persoalan, Cabang, dan Manfaat Biologi (Materi Pelajaran Biologi SMA/ MA Kelas 10)

Biologi Sebagai Ilmu : Objek, Persoalan, Cabang, dan Manfaat Biologi (Materi Pelajaran Biologi SMA/ MA Kelas 10) ✓ Sesudah belajar di bab ini, teman - teman diharapkan dapat memakai kemampuan berfikir untuk dapat menganalisis, mengidentifikasi dan juga dapat mengamalkan cabang - cabang ilmu biologi yang bermanfaat untuk kesejahteraan manusia dan lingkungan.

Manusia diberi akal oleh Allah sehingga mempunyai kelebihan jika dibandingkan dengan makhluk yang lainnya, misalnya manusia dapat belajar dan dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Bermacam ilmu pengetahuan telah memberi sumbangan dalam peningkatan kualitas hidup manusia, demikian juga untuk ilmu biologi sebagai salah satu dari ilmu pengetahuan alam yang mempelajari segala sesuatu yang berhubungan dengan makhluk hidup dan kehidupannya. Dengan biologi kita bisa belajar memahami dan mengenali diri kita supaya sadar akan ciptaan Allah yang paling sempurna. Pada bab ini kita akan  belajar bersama tentang beberapa  hal antara lain mengenai apa sajakah objek yang dikaji dalam biologi? Bagaimana biologi dikembangkan? Apa manfaat dan bahayanya?

Biologi Sebagai Ilmu : Objek, Persoalan, Cabang, dan Manfaat Biologi (Materi Pelajaran Biologi SMA/ MA Kelas 10)

biologi

Datar isi

1. Biologi sebagai Ilmu
2. Objek dan Persoalan Biologi
3. Cabang-Cabang Biologi
4. Manfaat Mempelajari Biologi dan Bahayanya

1. Biologi sebagai Ilmu

Lahirnya ilmu pengetahuan adalah dari suatu rangkaian aktivitas akal manusia yang disusun secara sistematis. Seluruh ilmu pengetahuan selalu mempunyai syarat atau ciri - cir tertentu. Berikut ini merupakan identifikasi dari sifat dan ciri dari ilmu pengetahuan atau ilmu yang dihasilkan oleh manusia, antara lain:

A. Memiliki objek

Setiap ilmu pengetahuan pada umumnya terdapat suatu batasan tertentu pada segi kajian tertentu. Sebagai contohnya pada matematika kajiannya adalah terhadap objek angka - angka, pada ilmu fisika pada objek benda-benda fisik, ilmu kimia berupa zat-zat penyusun dan reaksi yang terjadi, dan untuk ilmu biologi memuastkan pada objek makhluk hidup yang ada ataupun yang pernah ada di dunia.

B. Memiliki metode

Ilmu pengetahuan mengalami perkembangan tidak bisa terjadi dengan bebetulan saja atau asal - asaln, akan tetapi memakai metode tertentu. Dalam mempelajari obyek kajian biologi dipakai metode ilmiah untuk mendapatkan atau menmukan suatu kebenaran. Metode tersebut sudah dibakukan supaya bisa dipakai dan dilakukan oleh siapa saja. Ilmu pengetahuan yang dikembangkan dengan memakai metode maka kebenarannya diakui secara ilmiah.

C. Bersifat sistematis

Supaya mudah dilakukan pengkajian maka ilmu pengetahuan wajib disusun mulai dari yang sederhana menuju ke yang lebih kompleks. Konsep yang mendasari harus memuat hubungan sedemikian rupa yang saling mendukung dan bukan saling bertentangan. Sebagai contohnya yaitu dalam biologi disajikan konsep sel, jaringan organ, sistem organ dan individu yang memperlihatkan adanya tingkatan hubungan yang saling memperkuat objek kajian. Inilah yang disebut tersusun secara sistematis.

D. Universal

Kebenaran yang disajikan pada ilmu pengetahuan harus secara umum berlakunya. Pada ilmu biologi, hukum-hukum atau kaidah ilmu yang ada juga berlaku secara umum. Sebagai contoh adalah kaidah mengenai reproduksi generatif adalah cara reproduksi organisme yang harus didahului dengan adanya peleburan dua sel (gamet jantan dan betina). Ini berlaku untuk seluruh jenis organisme.

E. Objektif

Pernyataan pada suatu ilmu pengetahuan harus mempunyai sifat jujur, yaitu menjelaskan tentang kondisi apa adanya, mengandung data atau informasi yang sebetulnya, bebas dari prasangka, kesenjangan, atau kepentingan pribadi. Jika ilmu pengetahuan tidak bersifat objektif maka akan sulit berkembang, terlebih pula untuk dimanfaatkan untuk kesejahteraan umat manusia.

F. Analitis

Kajian dari sebuah ilmu akan menujukan hal-hal yang lebih khusus misalnya bagian, sifat, peranan dan berbagai hubungan. Untuk lebih paham tentang hal yang bersifat khusus dibutuhkan suatu kajan secara khusus, olehkarenanya terdapat antar hubungan bagian yang dikaji sebagai hasil analisa. Oleh sebab itu, sebuah ilmu akan terbagi menjadi berbagai cabang ilmu dengan kajian yang lebih khusus lagi. Misalnya ilmu biologi memiliki cabang lagi yaitu zoologi, botani, fisiologi, anatomi, genetika, dan juga embriologi.

G. Verifikatif

Kebenaran pada sebuah ilmu bukan suatu yang sifatnya mutlak akan tetapi memiliki sifat yang terbuka atau verifikatif yang juga dikenal dengan kebenaran ilmiah ilmiah. Hal ini berarti bahwa sesuatu yang tadinya dianggap sebagai suatu benar bisa jadi salah jika yang ditemukan bukti-bukti baru yang menentang kebenaran yang sebelumnya dianggap benar. Teman - teman masih ingat dengan teori Generatio Spontanea dengan pernyataannya bahwa makhluk hidup berasal dari benda mati? Louis Pasteur kemudian berhasil menemukan bukti yang baru lewat percobaannya, sehingga teori Generatio Spontanea menjadi tidak benar dan berlaku teori Biogenesis hingga waktu sekarang ini.

2. Objek dan Persoalan Biologi

Hirarki struktural biosains (mulai dari atom, molekul, sel, jaringan, organ, organisme, populasi, ekosistem, bioma, dan biosfer)
Objek dan Persoalan Biologi
Sejak abad ke-19 persoalan kehidupan manusia semakin beragam dan kompleks. Hal tersebut menjadikan dorongan kepada banyak manusia untuk tertarik mempelajari objek biologi. Akan tetapi objek biologi tidak hanya seputar pada manusia saja, namun juga mencakup mengenai segala segi kehidupan makhluk hidup.

3. Cabang-Cabang Biologi

Ruang lingkup ilmu biologi yang semakin meluas, menuntut pendapat para ahli biologi untuk melakukan pengkhususan kajian sesuai pada objeknya yang lebih mendalam sehingga memberikan manfaat yang lebih besar lag untuk kehidupan pada umumnya. Pengkhususan kajian yang mendalam tersebut menghasilkan berbagai cabang ilmu biologi yang semakin hari semakin banyak. Berikut merupakan cabang biologi yang sedang berkembang antara lain, seperti ditujukkan pada tabel berikut.
cabang biologi

4. Manfaat Mempelajari Biologi dan Bahayanya

Dengan adanya perkembangan cabang ilmu biologi akan menjadikan manfaat yang lebih besar lagi untuk kehidupan manusia. Berikut ini adalah manfaat biologi :
  • Memberikan pemahaman yang lebih mendalam untuk bisa menerapkan sebagai dasar dalam meningkatkan taraf hidupnya.
  • Memberikan pengetahuan mengenai berbagai sumber daya hayati yang bermanfaat bagi pemenuhan kebutuhan hidup manusia.
  • Memberikan dorongan kepada manusia supaya melakukan diversifikasi pemanfaatan sumber daya hayati, dengan demikian didapatkan sumber baru yang berbeda.
  • Memberikan pengetahuan untuk melakukan konservasi kepada sumber daya hayati supaya tidak menjadi punah. Untuk seseorang yang paham mengenai biologi akan bersikap dan bertindak lain dalam menghadapi permasalahan kehidupan dibandingkan dengan orang yang tidak mempunyai pemahaman tentang biologi. Sebagai contohnya, pada saat munculnya wabah SARS, anggota masyarakat dianjurkan untuk memakai masker. Orang awam bisa jadi memiliki anggapan bahwa dengan menggunakan masker mereka tidak akan terkena SARS. Sementara itu untuk yang paham mengenai seluk beluk virus, mereka akan sadar bahwa hal tersebut hanya untuk mencegah meluasnya virus SARS saja, dan mereka akan selalu waspada dengan menjaga kebersihan serta mempersiapkan tindakan yang tepat jika menjumpai gejala SARS di masyarakat. Selain manfaat yang di dapatkan, kemajuan ilmu pengetahuan juga kadang kala memiliki sisi negatif yang tidak diharapkan. Perkembangan ilmu biologi pada teknik rekayasa genetika sudah tidak diragukan lagi bisa mendapatkan bibit-bibit unggul yang memiliki manfaat untuk pemenuhan kebutuhan manusia. Apabila teknik tersebut disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, bisa jadi bisa menghasilkan bibit - bibit yang malah membahayakan untuk kehidupan. Jika hal tersebut terjadi, kesejahteraan hidup yang seharusnya disumbangkan ilmu pengetahuan tidak dapat tercapai, akan tetapi justru menyengsarakan kehidupan. Untuk dapat menghindari penyelewengan dan penyalahgunaan teknologi tersebut, khususnya dibidang biologi, era sekarang ini dikembangkan aturan-aturan baku atau etika yang harus diperhatikan oleh para ahli yang tertarik pada objek kajian biologi yang disebut bioetika. Dalam bioetika memuat norma-norma atau kesepakatan tentang apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh seseorang yang berkaitan dengan penelitian di bidang biologi.

Demikisn artikel biologi yang berjudul Biologi Sebagai Ilmu : Objek, Persoalan, Cabang, dan Manfaat Biologi (Materi Pelajaran Biologi SMA/ MA Kelas 10) yang semoga bermanfaat. Terimakasih.

Artikel www. Aanwijzing.com : Ayo membaca...!!! Lainnya :

Copyright © 2016 Aanwijzing.com | Google.com | Google.co.id | Design by Bamz | Powered by Blogger.