Perang Dunia II : Pihak-Pihak yang Berperang dalam PD II (Pelajaran IPS SMP/ MTs Kelas IX)

Artikel yang terkait dengan judul :Perang Dunia II : Pihak-Pihak yang Berperang dalam PD II (Pelajaran IPS SMP/ MTs Kelas IX)

Perang Dunia II : Pihak-Pihak yang Berperang dalam PD II (Pelajaran IPS SMP/ MTs Kelas IX) ✓ Subbab ini adalah bagian dari bab tentang Perang Dunia II, yang tentunya ada beberapa subbab yang lainnya. Artikel ini sederhana saja namun semoga teman-teman mendapat manfaat dari artikel ini.

Daftar Isi

1. Kawasan Eropa
2. Kawasan Afrika
3. Kawasan Asia Pasifik

Perang Dunia II : Pihak-Pihak yang Berperang dalam PD II (Pelajaran IPS SMP/ MTs Kelas IX)

Pihak-Pihak yang Berperang dalam PD II

Terjadinya perang dunia terbagi menjadi 3 kawasan, antara lain Eropa, Afrika Utara, dan Asia Pasifik. Adapun pihak yang berperang pada PD II pada masing-masing kawasan antara lain:

Kawasan Eropa

Bangsa Jerman melakukan penyerangan ke polandia pada tanggal 1 September 1939, kemudian Bangsa Inggris dan Perancis mengumumkan perang melawan Jerman. Dari sinilah awal mula terjadinya Perang Dunia ke-2. Jermanmelakukan penyerangan ke Denmark dan Norwegia pada tanggal 9 April pada tahun 1940. Kemudian di bulan Mei 1940 Belanda bisa diduduki oleh Jerman, dengan adanya kondisi tersebut, maka Ratu Wilhelmina kemudian mengungsi ke Inggris. Di tanggal 10 Juni 1940 Italia melakukan pengumuman untuk berperang kepada Perancis dan Inggris, dan dilanjutkan dengan melakukan penyerbuan ke Perancis. Di bulan Juni tahun 1940 pasukan Jerman bergerak menuju ke Perancis dan bisa mendudukinya. Kemudian tentara Perancis di bawah pimpinan Charles de Gaulle mengungsi ke Inggris.

Kekuatan dua negara fasis yaitu negara Jerman dan negara Italia semakin mantap. Jerman melakukan penyerbuan ke Inggris dengan menggunakan Angkatan Udaranya namun usaha yang dilakukannya gagal, lalu beralih dengan melakukan pengeboman-pengeboman dan serangan laut ke arah Angkatan Laut Inggris. Pada tanggal 27-9-1940 antara Jerman, Jepang & juga Italia bersatu melakukan suatu Perjanjian Tiga Negara. Lalu di tanggal 22 Juni 1941 dengan mendapat bantuan dari Finlandia & Rumania, Jerman menyerbu Rusia. Padahal 18 bulan sebelumnya Adolf Hitler telah melakukan perjanjian dengan Uni Soviet tidak akan saling melakukan penyerangan.

Kawasan Afrika

Tentara Jerman melakukan penyerbuan ke Balkan hingga di Kreta. Bangsa Rumania dan Bulgaria berpihak kepada Jerman. Inggris dpt memukul mundur tentara Italia yang berada di Afrika Utara. Serangan yang dilakukan oleh Sekutu terhadap Blok Sentral di Afrika Utara pada tanggal 23 Oktober 1942 dipusatkan di El Alamien, Mesir. Jenderal Erwin Rommel mempimpin tentara Jerman melakukan penyerbuan ke Afrika dan menghantam Inggris hingga di muka Alexandria. Penyerbuan tentara Jerman ke wilayah Afrika Utara sanggup ditahan oleh Inggris dengan Montgomery sebagai pemimpinnya & Amerika Serikat yang dipimpinan oleh Eisenhower pada tanggal 12-11-1942.

Pertahanan Jerman menjadi semakin rapuh karena dengan datangnya bantuan pasukan Amerika Serikat membuat. Mulai 19-11-1942 Jerman telah menyerah kepada Rusia dalam pertempuran di Stalingrad, kemudian Rusia melakukan penyerbuan ke Polandia & juga Balkan. Bangsa Rumania dan Bulgaria menyerah. Pada tanggal 13 Februari 1945 Hongaria juga menyerah. Tentara Rusia di bawah pimpinan Zhukov berhasil menyerbu Berlin. Pertempuran yang hebat terjadi di dalam kota Berlin, dan kota Berlin bisa direbut oleh Sekutu. Kemudian pada tanggal 30 April 1945, Adolf Hitler bunuh diri. Jerman menyerah kepada sekutu tanpa syarat pada tanggal 7 Mei 1945 di Reims, Perancis.

Kawasan Asia Pasifik

Perang yang terjadi di kawasan asia pasifik dimulati dengan adanya penyerangan oleh Jepang pada tanggal 7 Desember 1941 ke pangkalan Armada Angkatan Laut Amerika Serikat yang berada di Pearl Harbour, Hawai. Perang Dunia II yang terjadi di kawasan Asia Pasifikdikenal juga dengan sebutan Perang Asia Timur Raya, sebab oleh Jepang selalu mempropagandakan bahwa peperangan yang dilakukannya mempunyai tujuan untuk mewujudkan kemakmuran bersama di kawasan Asia Timur Raya.

Serangan yang dilakukan oleh tentara Jepang pada tanggal 7 Desember 1941 telah menewaskan sekitar 2.330 personel tentara Amerika Serikat dan juga 100 orang sipil, selain itu juga menghancurkan peralatan perang Amerika Serikat. Bangsa Jepang telah menyatakan perang kepada Amerika Serikat dan juga kepada sekutu-sekutunya. Kemudian Jepang melakukan penyerbuan ke daerah Asia Tenggara dengan menduduki Muangthai, Birma (Myanmar), Malaysia, & Hindia Belanda (nama Indonesia pada saat itu).

Usaha yang dilakukan oleh sekutu untuk membalas serangan-serangan dari Jepang adalah dengan menyusun taktik serangan dari pulau satu ke pulau lain (sistem katak loncat). Taktik penyerbuan tersebut dipimpinan oleh seorang Jendral yang bernama Jendral Dauglas Mac Arthur & Laksamana Chester Nimitz. Tentara Jepang di Laut Karang dan Midway (7 Mei 1942) dihancurkan oleh Sekutu. Ini merupakan titik balik yang pertama.

Kemudian pada pertempuran-pertempuran selanjutnya Amerika Serikat bisa merebut Filipina ( pada tanggal 22 Oktober1944), Iwo Jima (pada tanggal 17 Maret 1945), dan juga Okinawa (pada tanggal 21 Juni 1945). Lalu Inggris di bawah pimpinan Lord Louis Mauntbatten menyerbu Birma (Myanmar) dan dapat menghancurkan tentara Jepang (pada tanggal 30 April 1945). Dari Saipan dan dari Okinawa, Angkatan Udara Amerika Serikat melakukan serangan ke kota-kota Jepang, namun Jepang belum menyerah. Kemudian akhirnya pada tanggal 6 Agustus 1945, kota Hiroshima dijatuhi bom atom oleh sekutu dan dilanjutkan pada tanggal 9 Agustus 1945 di kota Nagasaki.

Kemudian pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu (secara resmi 2 September 1945 di atas kapal “Missouri” di Teluk Tokio). Dengan demikian Perang Dunia II telah berakhir karena negara Jepang dan negara-negara pendukungnya telah menyerah.

Sesudah berakhirnya PD II, maka dilakukan perjanjian-perjanjian perdamaian antara pihak yang menang perang dan pihak yang kalah dalam perang. Perjanjian– perjanjian tersebut antara lain Konferensi Postdam ( pada tanggal 2 Agustus 1945) dan Perjanjian San Fransisco (pada tanggal 8 September 1951).

a. Konferensi Postdam (tanggal 2 Agustus 1945)
Konferensi Postdam diadakan antara Sekutu dengan Jerman yang dihadiri oleh Thruman, Stalin, & Attlee. Keputusan yang dihasilkan dari Konferensi Postdam adalah sebagai berikut:
  • Jerman dibagi menjadi 4 (empat) daerah pendudukan yang meliputi antara lain sebagai berikut: bagian timur oleh Rusia, bagian barat oleh Amerika Serikat, Inggris, & Perancis. Kota Berlin yang berada posisi tengah-tengah daerah pendudukan Rusia, dibagi dalam 4 (empat) bagian yaitu Berlin Barat (Amerika Serikat, Inggris, Perancis) Berlin Timur (Rusia).
  • Danzig dan daerah Jerman sebelah timur Sungai Oder dan Neisse diserahkan kpd Polandia.
  • Angkatan Perang Jerman wajib untuk dilakukan pengurangan jumlah tentaranya dan peralatan militernya (demiliterisasi).
  • Penjahat perang, yaitu tokoh-tokoh NAZI harus dihukum di bawah pengawasan internasional.
  • Jerman harus membayar kerugian perang kepada Sekutu.
b. Perjanjian San Fransisco (pada tanggal 8 September 1951)
Perjanjian San Fransisco diadakan antara Sekutu dengan Jepang pada tahun 1945 dan dibuat di Jepang. Pada awalnya Perjanjian San Fransisco sifatnya hanya sementara saja. Kemudian pada tanggal 8 September 1951, Perjanjian San Fransisco disahkan. Rusia tidak ikut serta dalam penandatanganan perjanjian tersebut, oleh karenanya tidak mengakuinya.

Isi Perjanjian San Fransisco adalah :
  • Kepulauan Jepang di bawah pengawasan Amerika Serikat.
  • Kepulauan Kurile dan Sakhalin Selatan diberikan kepada Rusia. Sedangkan Mantsyuria dan Taiwan diberikan kepada Tiongkok.
  • Tokoh-tokoh fasis diadili sebagai penjahat perang dan harus dihukum di bawah pengawasan internasional.
  • Jepang harus membayar kerugian perang kepada Sekutu.
Artikel IPS lainnya:


Artikel www. Aanwijzing.com : Ayo membaca...!!! Lainnya :

Copyright © 2016 Aanwijzing.com | Google.com | Google.co.id | Design by Bamz | Powered by Blogger.